Wallstraße 19, 01067 Dresden
0351-65677400
mail.formid@gmail.com

Jalan-Jalan di Sekitar Dresden

Jalan-Jalan di Sekitar Dresden

Dengan sejarahnya yang dipenuhi tak hanya dengan deretan peristiwa gemilang namun juga pelik, Kota Dresden boleh dibilang adalah salah satu kota Jerman yang sangat unik. Kebanyakan orang yang mengenal Dresden, baik yang datang hanya semata sebagai turis maupun teman-teman yang akan menetap untuk beberapa lama di sini, mungkin hanya mengenal destinasi wisata seperti monumen-monumen, gedung-gedung, dan juga museum bersejarahnya. Kalau mereka yang suka berkelana ke alam, mungkin juga mengenal Jembatan Bastei. Tapi tahukah teman-teman bahwa banyak sekali tujuan menarik dan juga asyik di dalam daerah administrasi Kota Dresden dan juga sekitarnya? Dalam unggahan ini saya akan menceritakan beberapa tujuan yang bisa teman-teman kunjungi.

Schloss Wackerbarth

Bukit Anggur Wackerbarth

Dresden adalah satu dari sedikit daerah di Jerman yang iklimnya memungkinkan untuk bercocok tanam anggur. Daerah sepanjang Sungai Elbe yang dikenal dengan Elbweinstraße (Jalur Wine Elbe) adalah rumah untuk beberapa belas Winzer (vineyard; kebun anggur) yang hampir setiap musim menyelenggarakan festival dan acara menarik. Tapi, kalau teman-teman hanya sekadar ingin melihat-lihat atau mungkin mencicipi karya kebun tersebut, bisa saja langsung datang ke kebun pilihan teman-teman. Bagi saya, favoritnya adalah Schloss Wackerbarth. Akses ke Wackerbarth relativ mudah dan masuknya pun gratis, Schloss Wackerbarth sendiri merupakan satu kastil yang pelatarannya dijadikan sebagai tempat bersantai, cocok sambil minum wine yang mereka produksi di pabriknya sendiri.

Di balik kastilnya adalah bukit tempat anggurnya ditanam, teman-teman boleh naik ke bukitnya untuk berjalan-jalan.Produk Wackerbarth mungkin sudah pernah teman-teman jumpai di beberapa supermarket Dresden, tapi di pabriknya variasi yang dijual jauh lebih banyak. Datanglah di akhir musim panas (akhir Agustus – pertengahan September) untuk mencicipi produk anggur istimewa dari Jerman yang hanya diproduksi di rentang waktu ini, yaitu Federweißer.

Pelataran Schloss Wackerbarth

Zschornergrund

Teman-teman pasti kenal dengan Taman Nasional Sächsische Schweiz. Namun, mungkin saja teman-teman merasa medannya terlalu sulit, atau mungkin mau melihat alam yang sebentar saja. Di ujung barat daya Kota Dresden mengalir sebuah sungai bernama Zschornergrundbach, membentuk suatu lembah kecil dengan nama Zschornergrund. Dengan Tram 7 teman-teman akan dibawa sampai dekat mata air sungai tersebut, dari situ hanya tinggal turun bukit melipir aliran sungai menuju muaranya di daerah Cotta. Medannya tidak sulit, gemericik air dan juga banyaknya burung yang berkicau akan membantu teman-teman melepas penat. Karena ini sungai yang tidak bercabang dan juga sudah terdaftar di Google Maps, teman-teman tidak perlu takut tersesat. Pun saya tetap menyarankan untuk membawa teman lain, karena di tengah sungai akan ada akses naik ke atas bukit Desa Podemus. Bagi teman-teman yang ingin tahu seperti apa peternakan dan pertanian klasik Sachsen (Hofladen atau Bauernhof), cobalah mampir ke Vorwerk Podemus di tengah Zschornergrund.

Sungai Zschornergrundbach
Padang rumput di sekitar Zschornergrund

Dresdner Heide

Jalur sepeda hutan

Untuk teman-teman yang sudah lebih berani dan mahir, di dalam Kota Dresden ada suatu hutan yang sangat luas bernama Dresdner Heide. Hutan ini sangat terawat, di tengahnya melintas Sungai Prießnitz dan airnya cukup jernih untuk teman-teman yang ingin main air. Tapi hutan kota lebih cocok bagi teman-teman yang ingin bersepeda lintas alam, seperti Gravel-, Trekking, atau Mountainbiking. Medannya variatif dan dengan banyaknya jalur tanah (trail) hutan kota sangat menarik untuk dijelajah, baik di atas 2 roda maupun 2 kaki. Namun, sangat amat disarankan untuk tidak masuk hutan kota sendiri, karena sangat luas dan sinyal telekomunikasi yang relatif jelek.

Kurort Altenberg

Selain Taman Nasional Sächsische Schweiz, di selatan Kota Dresden ada pegunungan Erzgebirge yang juga tak kalah menarik. Untuk teman-teman yang mau memanfaatkan Semesterticket dari kampus, boleh saja pergi ke Altenberg yang masih dicakup oleh VVO. Medan di sekitar Altenberg tidak susah, meskipun begitu pegunungan di sekitaran Altenberg dipergunakan untuk melatih ketangguhan tim ekspedisi Everest Sachsen. Bagi teman-teman yang ingin main salju atau olahraga musim dingin lainnya, datanglah ke Altenberg. Di kotanya banyak fasilitas seperti peminjaman ski, lift ski, toboggan, dsb. yang mana bisa dibawa ke tempat permainan yang disediakan.

Altenberg di musim dingin
Altenberg di musim semi

Foto dan text oleh Philman Tan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *